BAB 2 . Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Nama : Leandra Luthfi Gaviota

Kelas : 8D

• Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini,kalian akan mampu memahami struktur dari konten dan fitur utama aplikasi pengolah kata, pengolah lembar kerja, dan presentasi. Kalian akan mampu membuat laporan dengan menyalin dan memindahkan konten dari satu aplikasi ke aplikasi lain yang dirancang sebagai satu paket aplikasi, yaitu aplikasi perkantoran. Kalian juga akan mampu merangkum bacaan digital yang sifatnya bukan seperti buku kertas, dan memanfaatkan beberapa laboratorrium virtual untuk belajar berbagai mata pelajaran lainnya.

• Perangkat Lunak Aplikasi dan Fitur Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi atau program aplikasi (disingkat aplikasi) adalah program komputer yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu yang berkaitan dengan pengoperasian komputer itu sendiri (Oxford English Dictionary). Aplikasi biasanya digunakan oleh pengguna, yang biasanya disebut end-user.

Penggunaan aplikasi itu ibarat mengemudikan sebuah sepeda Sebelum mengemudikan sepeda, kalian perlu mengenal apa itu sepeda, bagaimana mengemudikan sepeda, dan memanfaatkan sepeda untuk mengantar seseorang mencapai tujuan. Saat mengemudikan sepeda, kalian harus memiliki tujuan yang jelas, dan akan mencapai tujuan dengan cara yang efisien dan optimal, misalnya dengan mempertimbangkan jalur yang ditempuh agar cepat sampai. Seperti seorang kusir yang perlu mengenal kereta dan kudanya dengan baik, seseorang yang akan mengemudikan sepeda harus mengenal dengan baik sepedanya.

Demikian juga halnya ketika menggunakan aplikasi seperti aplikasi perkantoran yang terdiri atas pengolah kata, pengolah lembar kerja, dan pengolah presentasi. Saat akan menggunakan aplikasi tersebut, kalian harus menyertainya dengan proses berpikir untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu, agar dapat mempergunakan aplikasi perkantoran secara efisien, kita perlu memahami objek utama yang dikelola dan elemen- elemennya, layanan yang disediakan bagi pengguna, dan antarmuka dengan pengguna.

• Objek Aplikasi

Setiap aplikasi mempunyai objek utama yang dikelola, misalnya seperti berikut.

a. Aplikasi pengolah kata digunakan untuk mengelola dokumen yang terutama terdiri atas teks yang berada dalam halaman, memiliki sejumlah paragraf, kata, tanda baca, dan lain-lain.

b. Aplikasi pengolah lembar kerja digunakan untuk mengelola sekumpulan lembar kerja (worksheet), yang di dalamnya dapat berisi angka, teks, formula(rumus), dan lain-lain.

Aplikasi presentasi digunakan untuk mengelola sekumpulan slides untuk mempresentasikan sesuatu kepada orang lain, yang utamanya berisi teks dan gambar,dll.

Setiap komponen atau elemen dari objek utama aplikasi akan mempunyai istilah tersendiri. Objek aplikasi akan disusun secara terstruktur dan mempunyai hubungan satu sama lain. Setiap objek akan mempunyai ciri, dan ciri itu dapat diubah oleh penggunanya. Pada kegiatan yang terkait konsep ini, kalian akan mengenal objek utama aplikasi pengolah utama (dokumen) dan elemen-elemennya. Melalui penjelasan dan eksplorasi yang kalian lakukan terhadap setiap objek aplikasi pengolah kata, kalian dapat terbantu untuk melakukan hal yang sama serta melakukan eksplorasi terhadap aplikasi-aplikasi lainnya.

Objek atau potongan objek dari sebuah aplikasi dapat dipindahkan dari satu tempat/posisi dalam aplikasi tersebut ke posisi lain aplikasi itu sendiri, atau bisa juga dipindahkan ke aplikasi lain. Untuk melakukannya, dapat digunakan operasi-operasi penting seperti Potong/Salin/Lekatkan (Cut/Copy/Paste) Pemindahan objek atau potongan objek tersebut bisa terjadi karena ada suatu “buffer”, yaitu suatu tempat penyimpanan khusus yang formatnya dikenal oleh aplikasi-aplikasi tersebut. Itulah sebabnya, saat membuka jendela aplikasi pengolah kata dan pengolah lembar kerja, kita dapat memindahkan “teks” yang disalin dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya

Objek utama aplikasi diolah sementara pada jendela aplikasi yang terbuka. Dengan demikian, jendela aplikasi itu adalah area kerja untuk mengolah objek aplikasi selama jendela masih terbuka, dan dapat disimpan (save) sewaktu- waktu ke media penyimpan yang tahan lama (persistent) untuk diakses kembali. Objek tersebut akan hilang saat pengguna keluar dari aplikasi, dan akan dapat dibaca kembali setelah membukanya dari media penyimpan. Supaya tidak hilang saat aplikasi ditutup atau pengguna keluar dari aplikasi, objek utama aplikasi disimpan sebagai file dengan ekstensi tertentu seperti berikut.

a. File hasil menyimpan objek utama pada aplikasi pengolah kata disimpandalam format.doc, docx, nf, odt, atau format lainnya

b. File hasil menyimpan objek utama pada aplikasi pengolah lembar kerjadisimpan dalam format xls, xlsx, ods, csv atau format lainnya.

c. File hasil menyimpan objek utama pada aplikasi pengolah bahan presentasi (slides) disimpan dalam format ppt, pptx, odp atau format lainnya.

Terdapat juga beberapa format file lainnya yang merupakan objek utama aplikasi yang lain, seperti contoh berikut ini.

a. File gambar dengan representasi data berupa bitmap yang disimpan dalam format .png, .bmp, .jpeg

b. File gambar dengan representasi data berupa vektor yang disimpan dalam format .svg.

c. File PDF adalah file dalam format yang portabel, dan dapat diproses oleh aplikasi
apa pun.

File teks murni, hanya dalam deretan karakter yang disimpan dalam format .txt atau .html (siap ditampilkan oleh web browser).
Aplikasi-aplikasi lain akan menyimpan format yang khusus, misalnya aplikasi pengelola diagram mind map, diagram flow chart, dsb.

Setiap format file mempunyai representasi tertentu. Sebuah format dapat disimpan (di-save) menjadi format yang lainnya dengan memanfaatkan pengubah format (converter). Misalnya, untuk mencegah perubahan, sebuah file docx disimpan menjadi PDF karena PDF lebih mudah dibaca di perangkat apa pun oleh banyak aplikasi tanpa khawatir formatnya berubah.

• Fitur Aplikasi

Aplikasi dibuat untuk memberikan layanan bagi pengguna Layanan ini biasanya disebut “fitur aplikasi Walaupun sebetulnya “fitur berasal dan kata bahasa Inggris “feature” yang artinya ciri Dapat dikatakan bahwa layanan merupakan ciri utama dari aplikasi

Layanan yang disediakan aplikasi berupa layanan untuk objek utama karena terkait file, layanan Open, Save, Save As, Close, Print, pasti tersedia menunjukkan menu/fitur yang berkaitan dengan objek utama pada aplikasi pengolah kata Selanjutnya, layanan atau fitur disediakan untuk setiap elemen objek Hal ini akan dijelaskan lebih detail dalam aplikasi pengolah. Misalnya layanan untuk mengubah ukuran atau efek huruf. akan dapat diaktifkan saat kita memilih sebuah huruf atau sekumpulan huruf.

• Biografi Penemu Laptop pertama

Adam Osborne adalah salah seorang yang memegang peranan penting dan berpengaruh di dalam sejarah awal pembuatan personal computer (PC) serta membuat Komputer Portabel pertama yang kini dikenal dengan sebutan Laptop. Ia dilahirkan di Thailand pada 1939, dan menghabiskan masa anak-anaknya di Tamil Nadu, India Selatan, bersama kedua orang tuanya yang berkebangsaan Inggris. Ia pindah ke Inggris saat berusia 11 tahun. Pada tahun 1961 ia lulus dari Universitas Birmingham, Inggris, sebagai sarjana muda di bidang teknik kimia. Setelah itu, ia pindah ke Amerika Serikat dan menyelesaikan pendidikannya di Universitas Delaware dan memperoleh gelar doktor di bidang teknik kimia. Kemudian, ia bekerja di sebuah perusahaan pertambangan minyak Shell Oil.
Artikel diambil dari Biografiku.com. Silahkan di copy sebagai bahan referensi, Mohon cantumkan sumber : https://www.biografiku.com/biografi-adam-osborne-penemu-laptop.

• Kelebihan dan Kekurangan TIK

Kelebihan : Teknologi dapat mempermudah akses informasi dan komunikasi antar individu atau organisasi. Teknologi dapat membantu dalam pengambilan keputusan dengan memberikan data yang akurat dan terkini. Teknologi dapat membantu dalam pendidikan dengan memberikan akses ke sumber belajar yang beragam.

Kekurangan : Teknologi yang terus berkembang dapat menyebabkan orang kurang menghargai keterampilan yang dibutuhkan dalam bekerja, seperti keterampilan komunikasi dan interpersonal. Teknologi yang terus berkembang dapat menyebabkan masalah privasi dan keamanan, seperti hacking dan pemantauan yang tidak sah.

Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama adalah temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global.

Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, perkembangan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) ditandai dengan sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an.

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkembang dengan sangat pesat hingga saat ini, jarak dan waktu seakan tidak lagi menjadi halangan dalam berkomunikasi. Orang yang berada di pulau yang berbeda bahkan negara yang berbeda kini sudah mampu melakukan komunikasi bahkan mampu ditampilkan secara visual. Salah satu hal yang sedang menjadi trend sat ini adalah kegiatan yang berbasis internet dan elektronik. Beberapa contoh diantaranya adalah e-learnig, e-banking, e-library, e-labolatory, e-mail dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas berbasis elektronik ini sudah pasti sangat membantu kegiatan manusia. Dengan hal tersebut di atas, dimensi ruang dan waktu tidak lai menjadi hambatan. Selain itu,proses pengolahan data pun semakin cepat dan efisien. Berbagai barang elektronik mulai dari televise, handphone, pager, PDA, laptop hingga palmtop sudah menjadi barang-barang yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Perkembangan TIK pun semakin pesat seiring dengan ditemukannya alat-alat yang lebih canggih.

Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek. Aspek tersebut diantaranya di sektor ekonomi dan juga sosial. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu dari jajaran Menteri Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu, ada juga sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke lima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di seluruh dunia. Di dalam data tersebut juga disebutkan bahwa Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel.

Komputer elektronik, juga sebagai wujud perkembangan TIK, beroperasi pertama kali pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.

Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital.

Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai